(16 August 2007)
Kabar/01
(13 March 2007)
Komunitas Utan Kayu kembali akan menggelar Utan Kayu International Literary Biennale, pada 23-30 Agustus 2007. Festival sastra internasional dua tahunan ini akan digelar di Jakarta dan Magelang. Di Jakarta bertempat di Taman Ismail Marzuki (TIM) dan Teater Utan Kayu (TUK), sedangkan di Magelang bertempat di Galeri Langgeng dan pelataran Candi Borobudur.
Festival kali ini memilih tema Force Majeure, sebagai renungan atas terjadinya beragam malapetaka yang secara beruntun melanda banyak wilayah di Indonesia, juga simpati terhadap para korban. Kata-kata barangkali tak berdaya di hadapan kedahsyatan bencana, namun sebuah ritual untuk mengenang dan penghormatan atas ketabahan hati serta kekuatan akal budi manusia dalam membangun kembali kebudayaan tentu—dan semoga—tak sepenuhnya sia-sia. Karena itulah tema Force Majoure dipilih dan festival ini diselenggarakan.
Pembacaan dan penampilan karya, puisi maupun prosa, akan tetap menjadi pesona utama di festival ini. Selebihnya adalah dialog sastra antara sastrawan asing dengan sastawan Indonesia, juga antara para peserta festival dengan mahasiswa di kampus-kampus, dan masyarakat di sejumlah komunitas. Demi pengenalan dan penghayatan kekayaan budaya Indonesia, para peserta pun akan diajak berziarah ke tempat-tempat bersejarah.
Lebih seru dibanding ketiga festival sebelumnya, Biennale Sastra ke-4 tahun ini akan dimeriahkan oleh puluhan penulis terkemuka Indonesia dan sastrawan kenamaan dari sekitar 20 negara. Para penulis Indonesia: Abdul Hadi W.M., Abidah El Khalieqy, Acep Zamzam Noor, Agus Noor, Amarzan Ismail Hamid, Avi Basuki, Ayu Utami, Beni Setia, Darmanto Jatman, Dewi Lestari, Dorothea Rosa Herliany, Es Wibowo, F. Rahardi, Gus tf, Hamsad Rangkuti, Iman Budhi Santosa, Intan Paramaditha, Joko Pinurbo, Joni Ariadinata, Laksmi Pamuntjak, Oka Rusmini, Triyanto Triwikromo, Ugoran Prasad, dan Violetta Simatupang.
Sedangkan dari mancanegara (untuk sementara): Ahmed Alaidy (Mesir), Alvin Pang (Singapura), Chris Keulemans (Belanda), Cyril Wong (Singapura), Ed Verhoeff (Belanda), Edmundo Paz Soldán (Bolivia/USA), Feryal Ali-Gauhar (Pakistan), Ghassan Zaqtan (Palestina), Hassan Daoud (Lebanon), Izaline Calister (Curaçao), Jerome Kugan (Malaysia), Lan Po-chou (Taiwan), Mong-Lan (Vietnam / USA), Ozen Yula (Turki), Pernell Saturnino (Curaçao), Romain Moretone (Australia), Sam Wagan Watson (Australia), Umberto Piersanti (Italia).
Daftar nama para peserta, baik dari dalam maupun luar negeri, akan bertambah panjang dengan bergabungnya sejumlah penulis beken yang masih menunggu konfirmasi.
Â